Minggu, 23 Mei 2021

Pentingnya Kalkulator BMI untuk Menghitung Berat Badan

Tags

Kalkulator BMI disebut-sebut sebagai cara menghitung berat badan ideal yang akurat. Ciri khas BMI adalah membuat rumusan berat badan ideal yang didasarkan dari tinggi & berat seseorang. Rumusnya pun sangat sederhana, bahkan kamu bisa menghitung BMI secara online.

Pentingnya Kalkulator BMI untuk Menghitung Berat Badan


Cara-cara Menghitung Berat Badan Ideal

Selain BMI, ada cara-cara lain yang bisa digunakan untuk menghitung berat badan dan mengetahui apakah sudah ideal atau belum :

1.       Waist-to-Hip Ratio

Pinggang adalah tempat paling sering menimbun lemak. Lemak sendiri dapat menyebabkan peyakit, meski berat & tinggi seseorang proporsional. Penyakit yang sering timbul akibat lemak di pinggang adalah diabetes, stroke, dan penyakit jantung. Waist-to-hip ratio yang semakin besar akan memperbesar resiko terjadinya penyakit. Rumusnya adalah lingkar pinggang terkecil (umumnya di atas pusar) dibagi lingkar pinggul terlebar. Dibanding BMI, cara ini lebih akurat dalam memprediksi resiko penyakit.

2.       Waist-to-Height Ratio

Prinsip waist-to-height ratio mirip dengan waist-to-hip. Namin di sini, perbandingannya adalah tinggi badan dan lingkar pinggang. Rumusnya adalah lingkar pinggang dibagi tinggi badan. Tubuh yang sehat idealnya memiliki angka weist-to-height kurang dari 0.5. Metode ini merupakan indikator kesehatan yang akurat, lebih akurat dari BMI. Cara ini juga dapat memprediksi resiko tekanan darah tinggi, diabetes, stroke, dan serangan jantung.

3.       Body Fat Percentage

Persentase lemak tubuh juga termasuk salah satu indikator kesehatan. Ada banyak cara mengukurnya. Cara termudah adalah dengan kalkulator khusus body fat percentage.

Yang harus kamu lakukan adalah menyiapkan pita ukur, lalu dapatkan pengukuran berikut:

-          Berat badan saat ini (sebaiknya menggunakan timbangan digital)

-          Lingkar pinggang (ukur di pusar dan jangan tahan napas)

-          Lingkar pergelangan tangan (sebaiknya dibantu orang lain)

-          Lingkar pinggul (ukur bagian terlebar)

-          Forearm circumference (ukur lengan bagian bawah sebelum siku)

4.       Relaive Fat Mass

Cara ini mirip dengan waist-to-height ratio, dengan membandingkan lingkar pinggan & tinggi badan. Dibandingkan BMI, cara ini lebih akurat.

Untuk pria, rumusnya adalah RFM = 64 – (20 x tinggi badan : lingkar pinggang)

Untuk wanita, rumusnya adalah RFM = 76 – ( 20 x tinggi badan : lingkar pinggang)

Di sini, kamu harus mengukur lingkar pinggang dan tinggi badan dalam cm.

Pentingnya Tahu Berat Badan Ideal

Kenapa kita harus tahu berat badan ideal? Berat badan ideal adalah indikator kesehatan. Dengan berat badan ideal, artinya kamu melindungi diri dari berbagai resiko penyakit. Perlindungan asuransi juga penting sehingga perlu dipersiapkan.

Meski banyak cara yang lebih efektif dan akurat, penghitungan BMI justru lebih banyak digunakan karena lebih sederhana. Kamu bisa melakukannya di rumah tanpa bantuan orang lain. Untuk menghitung BMI, kamu hanya perlu membagi berat badan (dalam kg) dengan tinggi badan (dalam m2). Dari hasil angka BMI, kamu bisa mengetahui apakah berat badanmu termasuk kurus, normal, gemuk, atau sangat gemuk/obesitas. Dengan mengetahui angka BMI, kamu bisa tahu apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan berat badan yang ideal.

BMI memang bisa dihitung sendiri atau dengan kalkulator online. Akan tetapi, ada baiknya kamu tetap melakukan konsultasi dengan dokter yang lebih tahu. Tak perlu datang ke fasilitas kesehatan, kamu bisa konsultasi dengan dokter mengenai masalah berat badanmu melalui sehatQ. Kamu bisa konsultasi di sehatQ.com baik melalui pesan ataupun chat.

Deskripsi: Kalkulator BMI termasuk cara paling sering digunakan untuk mengukur berat badan ideal. Untuk lebih jelas, kamu bisa konsultasikan dengan dokter di sehatQ.